Bupati Yapen Soroti Keterbatasan Fiskal, TPB ASN Terkendala Pembayaran Penuh

BiletinKita.Com, SERUI – Apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen pada Senin (22/9/2025) menjadi ajang penyampaian pesan penting dari Bupati Benyamin Arisoy. Di hadapan Wakil Bupati, Plt. Sekda, serta jajaran pimpinan OPD, Bupati menyoroti serius kondisi keuangan daerah yang kini menghadapi tantangan besar.

Dalam arahannya, Bupati Benyamin mengungkapkan rasa keprihatinannya atas terbatasnya ruang fiskal, yang berdampak langsung pada pembayaran Tambahan Penghasilan Bersyarat (TPB) bagi ASN. Menurutnya, keadaan ini bukan akibat kelalaian, melainkan konsekuensi dari pengetatan anggaran oleh pemerintah pusat.

“APBD yang kita ajukan dalam KUA-PPAS awalnya sebesar Rp1,044 triliun, tetapi setelah efisiensi, berkurang lebih dari Rp100 miliar. Belanja gaji dan TPB yang bersumber dari DAU sudah terserap habis, sementara DAU kini juga harus dibagi ke sektor kesehatan dan pendidikan. Inilah yang membuat ruang fiskal kita makin terbatas,” jelasnya.

Bupati menegaskan, meski TPB sudah dianggarkan, pembayaran penuh hingga Desember mustahil dilakukan. Pemerintah daerah harus melakukan penyesuaian agar APBD tidak berakhir dengan defisit besar.

“Bulan depan, kita targetkan pembayaran TPB triwulan ketiga tetap bisa dilakukan sesuai kemampuan kas daerah. Tahun ini, tata kelola APBD harus benar-benar disiplin agar ke depan masalah seperti ini tidak terulang,” tegas Benyamin.

Lebih lanjut, ia menyebut pemerintah daerah terus berupaya mencari solusi, mulai dari koordinasi dengan Kementerian Keuangan, Kemendagri, hingga direktorat terkait. Namun, keputusan pusat justru memangkas alokasi transfer daerah, yang berimbas pada semakin sempitnya ruang fiskal tahun anggaran berikutnya.

Di sisi lain, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga triwulan berjalan baru mencapai sekitar Rp17 miliar dari target Rp35 miliar. Artinya, masih ada Rp18 miliar yang perlu dikejar agar target bisa terpenuhi.

“Inilah realita kita saat ini. Tanpa peningkatan PAD, kegiatan yang bersumber dari sana akan sulit berjalan. Karena itu, saya minta kreativitas dan kerja keras seluruh OPD teknis untuk menggali potensi daerah secara optimal,” pungkas Bupati.

[MI.tinta]