Penyerahan Sertifikat Orientasi PPPK dan STTPL Serta Pengambilan Sumpah/Janji PNS Formasi Tenaga Honorer Tahun 2021 di Kabupaten Kepulauan Yapen

BuletinKita.Com, Serui — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menyelenggarakan kegiatan penyerahan Sertifikat Orientasi PPPK dan Sertifikat STTPL (Surat Tanda Tamat Pelatihan Prajabatan), sekaligus pelaksanaan pengambilan sumpah/janji Pegawai Negeri Sipil (PNS) formasi tenaga honorer tahun 2021.

Kegiatan ini berlangsung pada hari Rabu, 24 September 2025, bertempat di Gedung Silas Papare, Serui, dan dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Yapen, Plt. Sekretaris Daerah, Ketua DPRK Kepulauan Yapen, para Asisten Sekretaris Daerah, Pimpinan OPD, serta tokoh agama.

Adapun jumlah penerima sertifikat sebagai berikut:

Sertifikat Orientasi PPPK: Total 206 peserta

Tenaga Pendidikan: 65 orang

Tenaga Medis: 137 orang

Tenaga Teknis: 115 orang

Sertifikat STTPL (Diklat Prajabatan CPNS Tahun 2021): Total 367 peserta

Tenaga Pendidikan: 88 Orang

Tenaga Kesehatan: 137 orang

Tenaga Teknis: 142 orang

Dalam sambutannya, Bupati Kepulauan Yapen, Benyamin Arisoy, menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh peserta yang pada hari ini resmi menyandang status sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Hari ini merupakan momen bersejarah dan penuh makna bagi saudara-saudari sekalian, setelah melalui perjalanan panjang dan kini resmi dilantik sebagai PNS maupun PPPK,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa pengangkatan ini bukan sekadar penghargaan atas pengabdian yang telah diberikan, tetapi juga merupakan amanah dan tanggung jawab besar yang harus diemban dengan penuh kesungguhan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Benyamin Arisoy juga menyampaikan beberapa pesan penting kepada para ASN yang baru dilantik, yaitu:

1. Pegang teguh nilai-nilai integritas, dengan sikap taat dan loyal terhadap pimpinan serta menjauhi segala tindakan yang merugikan masyarakat dan mencederai kepercayaan publik.

2. Tingkatkan kompetensi dan profesionalisme, dengan terus belajar dan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi dan tuntutan zaman.

3. Layani masyarakat dengan sepenuh hati, menjadi aparatur yang hadir sebagai solusi, bukan sumber masalah atau provokator.

4. Bekerja secara kolaboratif, saling mendukung antar-OPD demi tercapainya tujuan pembangunan daerah.

Bupati juga menekankan kepada para pimpinan OPD agar melakukan pembinaan secara bertahap dan berkesinambungan terhadap PNS dan PPPK yang telah ditempatkan, guna meningkatkan wawasan dan pemahaman terhadap tugas pokok dan fungsi (tupoksi) di lingkungan instansi masing-masing.

“Mari kita bersama-sama mengabdi dan bekerja keras, agar cita-cita besar menjadikan Yapen Sebagai Rumah Kita yang Berkeadilan, Unggul, dan Sejahtera dapat terwujud,” pungkasnya.

[MI.tinta]