Buletinkita.com, SERUI – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen turun langsung ke Gudang Perum Bulog Cabang Serui, Jumat (11/07/2025), untuk memastikan penyaluran bantuan pangan berupa beras tahun 2025 berjalan sesuai harapan. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab mendukung Program Strategis Nasional agar bantuan benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan.
Bantuan beras ini sendiri merupakan kebijakan nasional yang ditetapkan oleh Kepala Badan Pangan Nasional, dengan tujuan utama membantu warga rentan pangan di seluruh pelosok Indonesia.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kepulauan Yapen, Jefri Manderi, dalam laporannya mengungkapkan bahwa pada triwulan III tahun 2024, Yapen mendapat alokasi untuk 17.000 penerima. Namun, jumlah ini berkurang menjadi 8.465 penerima pada 2025 karena adanya efisiensi anggaran dan kebijakan pembelian gabah dari lahan petani seluas 20.000 hektar.
Meski tidak dilakukan verifikasi ulang terhadap daftar penerima tahun ini, Jefri menegaskan bahwa jika ditemukan kendala atau perubahan data di lapangan, pihaknya siap menyusun berita acara sebagai dasar perubahan data penerima.
Untuk urusan distribusi, Jefri memastikan proses pengangkutan beras berjalan lancar dan aman berkat dukungan anak perusahaan Bulog. Soal kualitas beras, ia menyarankan masyarakat atau instansi terkait berkoordinasi langsung dengan Kepala Bulog Serui. Sementara untuk informasi seputar data penerima, bisa dikonfirmasi ke perwakilan Dinas Sosial.
Pimpinan Cabang Bulog Serui, Firmansya, menjelaskan bahwa bantuan beras kali ini disalurkan untuk periode dua bulan. Tidak seperti sebelumnya, daftar penerima telah ditetapkan langsung oleh Kementerian Sosial. Masing-masing penerima akan menerima 10 kilogram beras, dengan jaminan mutu dan jadwal distribusi yang ketat.
Wakil Bupati Kepulauan Yapen, Roi Palunga, yang hadir langsung untuk mengecek kualitas beras di lokasi, menegaskan pentingnya ketepatan sasaran dalam penyaluran bantuan ini.
“Kami ingin memastikan bahwa bantuan ini benar-benar sampai kepada yang berhak. Data dari Kementerian Sosial harus mencerminkan realitas di lapangan,” ujarnya tegas.
Turut hadir dalam kegiatan ini Sekda Erny Renny Tania, Staf Ahli Bupati Ir. Edi N. Mudumi, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Jefri Manderi, Kepala Bulog Serui Firmansya, serta perwakilan dari Dinas Sosial Kabupaten Kepulauan Yapen.

