BuletinKita.Com, Serui, 21 Juli 2025 — Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) memadati halaman Kantor Bupati Kepulauan Yapen, Senin (21/7), dalam apel gabungan yang dipimpin langsung oleh Bupati Benyamin Arisoy, SE., M.Si. Bersama Wakil Bupati, Sekda, dan pimpinan OPD, suasana apel terasa berbeda — bukan sekadar rutinitas, melainkan momen penting menyangkut integritas ASN.
Dalam arahannya, Bupati Benyamin menegaskan kembali peran ASN sebagai pelayan publik yang harus menjaga netralitas, terlebih menjelang Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua pada 6 Agustus 2025.
“ASN tidak boleh ikut-ikutan mendukung pasangan calon secara terbuka. Kita harus berdiri di posisi netral — itu bagian dari tanggung jawab kita sebagai abdi negara,” ujarnya tegas.
Bupati mengapresiasi kedisiplinan ASN Yapen, namun ia juga mengingatkan, hak politik ASN harus dijalankan secara bijak. Mereka diperbolehkan mengikuti kampanye untuk mengetahui visi dan misi calon, tetapi dilarang terlibat dalam bentuk dukungan terbuka. Surat edaran tentang netralitas ASN pun segera diedarkan ke seluruh OPD sebagai pedoman.
Sebagai kader partai, Bupati Benyamin mengakui posisi dirinya dan Wakil Bupati. Namun, dalam kapasitas sebagai kepala daerah, ia menegaskan komitmen untuk menjaga profesionalisme ASN di tengah dinamika politik.
“Saya harap ini menjadi perhatian kita semua, agar PSU Gubernur dan Wakil Gubernur Papua periode 2025–2030 berlangsung damai, jujur, dan adil,” tandasnya.
Apel pagi itu bukan sekadar seremonial, melainkan seruan moral bagi ASN di Kepulauan Yapen — menjaga netralitas sebagai wujud tanggung jawab profesi demi terciptanya demokrasi yang sehat di Tanah Papua.

