BuletinKita.Com, Kepulauan Yapen – Sebanyak 5.000 benih ikan nila dan mujair ditebar di keramba budidaya ikan yang terletak di Tondijat, Kampung Sarawandori, Distrik Kosiwo, Kabupaten Kepulauan Yapen. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat (15/08/2026) dan dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Yapen, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Kepala Kampung Sarawandori, serta kelompok budidaya ikan setempat.
Dalam laporannya, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Daniel Reva, menjelaskan bahwa benih ikan yang ditebar berukuran sekitar 3 cm dan diperkirakan sudah bisa dipanen setelah masa pemeliharaan selama tiga bulan. Ia juga menyoroti tingginya permintaan ikan air tawar di Papua, khususnya di wilayah Yapen.
“Peminat ikan tawar di Papua, khususnya di Yapen, sangat banyak. Namun untuk memenuhi permintaan pasar, perlu dilakukan pelatihan kepada kelompok budidaya ikan,” ungkap Daniel Reva.
Sementara itu, Bupati Kepulauan Yapen, Benyamin Arisoy, menyatakan bahwa lokasi tondijat memiliki potensi besar sebagai kawasan terpadu antara perikanan dan pariwisata.
“Tondijat ini menjadi tempat yang baik, perpaduan antara perikanan dan pariwisata. Untuk itu, kami akan merencanakan tempat ini untuk ditata dan dikelola dengan baik,” ujarnya.
Bupati juga menambahkan bahwa masyarakat dapat memanfaatkan lokasi tersebut sebagai tempat rekreasi.
“Mereka yang hobi memancing bisa datang ke sini, lalu hasil pancingnya diberikan kepada kelompok pengelola. Dengan demikian, masyarakat dalam kelompok pengelola akan merasakan peningkatan ekonomi mereka,” tambahnya.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan produktivitas perikanan di Yapen, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor wisata perikanan.
[MI.tinta]

