BuletinKita.Com, Serui – Suasana hangat mewarnai ruang pertemuan Bupati Kepulauan Yapen pada Kamis (18/9/2025), saat Pimpinan Wilayah Perum Bulog Papua melakukan kunjungan silaturahmi bersama jajaran pemerintah daerah. Pertemuan ini turut dihadiri Pimpinan Cabang Perum Bulog Serui, Bupati Kepulauan Yapen yang didampingi Plt. Sekda, serta Kepala Badan Keuangan Kabupaten Kepulauan Yapen.
Dalam kesempatan tersebut, Bulog Papua menyampaikan sejumlah poin penting terkait kondisi pangan dan strategi menjaga stabilitas harga di wilayah Yapen–Waropen. Pimpinan Wilayah Perum Bulog Papua menegaskan bahwa stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di Gudang Bulog Serui saat ini dalam kondisi aman, bahkan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga lima bulan ke depan.
“Dengan ketersediaan yang terjamin, masyarakat tidak perlu resah dengan isu-isu kenaikan harga sembako, khususnya beras,” jelasnya.
Bulog Papua juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati beserta jajaran atas dukungan dalam pelaksanaan Program Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dinilai berdampak langsung bagi masyarakat. Selain itu, perhatian diberikan pada potensi kelangkaan beras premium akibat menurunnya produksi di sentra-sentra beras nasional seperti Jawa dan Sulawesi.
Tak hanya itu, Bulog Papua juga memberikan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Waropen atas kerja sama dalam penyaluran beras untuk ASN. Sementara itu, menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Bulog Serui menegaskan kesiapan penuh dalam menjaga ketersediaan komoditas penting lainnya seperti beras, gula, dan minyak goreng.
Bupati Kepulauan Yapen, Benyamin Arisoy, menyambut baik komitmen Bulog Papua tersebut. Ia menekankan bahwa kerja sama antara pemerintah daerah dan Bulog akan terus diperkuat demi memastikan masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau dan pasokan yang stabil.
“Pangan adalah kebutuhan pokok, sehingga menjaga ketersediaannya berarti menjaga ketenangan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati.
Dengan sinergi antara Bulog Papua, Bulog Serui, serta Pemkab Kepulauan Yapen dan Waropen, harapan besar muncul bahwa stabilitas pangan di wilayah ini tetap terjaga, meski tantangan produksi nasional semakin kompleks.
[MI.tinta]

