Pemkab Yapen Dorong Akreditasi Puskesmas Demi Layanan Kesehatan Berkualitas

Buletinkita.com, Serui – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen melalui Dinas Kesehatan terus mendorong pelaksanaan akreditasi terhadap seluruh Puskesmas yang tersebar di setiap distrik, sebagai langkah strategi untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan kepada masyarakat.

Komitmen ini ditegaskan langsung oleh Bupati Kepulauan Yapen, Benyamin Arisoy, saat membuka kegiatan survei akreditasi Puskesmas Miobo di Distrik Kurudu, yang dilaksanakan pada Kamis, 26 Juni 2025.

“Keberadaan Puskesmas di setiap wilayah, termasuk Puskesmas Miobo di Pulau Kurudu, memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat,” ungkap Bupati.

Benyamin berharap, dengan akreditasi ini, puskesmas dapat lebih optimal dalam menjawab kebutuhan dasar warga, khususnya di wilayah distrik dan kampung, sehingga mereka tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke pusat kota hanya untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

Ia menegaskan bahwa kualitas kinerja Puskesmas sangat mempengaruhi kualitas pelayanan yang diberikan. “Semakin baik kinerjanya, maka semakin berkualitas pula layanan yang diterima masyarakat,” ujarnya.

Dalam pertemuan sebelumnya bersama BPJS Kesehatan Cabang Biak Numfor, ditemukan bahwa masih terdapat dua Puskesmas yang belum terakreditasi, yakni Puskesmas Miobo di Distrik Kurudu dan Puskesmas di Distrik Miosnum. Keduanya dijadwalkan akan menjalani proses akreditasi pada tahun 2025.

“Akreditasi sangat krusial sebagai syarat dasar agar Puskesmas dapat memperoleh berbagai fasilitas dari pemerintah, sekaligus menjadi instrumen untuk memastikan pelayanan yang diberikan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan,” tambah Benyamin.

Bupati juga menyatakan dukungannya terhadap proses survei akreditasi karena melalui tahapan ini, kondisi dan kualitas layanan Puskesmas dapat dievaluasi secara menyeluruh.

“Survei akreditasi diharapkan dapat menjadi pemicu peningkatan kinerja seluruh Puskesmas, termasuk Puskesmas Miobo, dalam rangka mendukung pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) di bidang kesehatan sebagai salah satu indikator kinerja daerah,” tegasnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Kesehatan Yapen Karolus Tanawani, Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Jumirto Dwi Bongga, Kepala Distrik Kurudu, para Kepala Kampung di wilayah setempat, petugas Puskesmas Miobo, serta Tim Akreditasi dari Lembaga Akreditasi Fasilitas Pelayanan Kesehatan Seluruh Indonesia (LASKESI).