BuletinKita.Com, SERUI — Sabtu, 9 Agustus 2025, Alun-Alun Kota Serui bergema dengan gerakan energik dan gemuruh semangat di acara Lomba Yosim Pancar untuk pelajar SD, SMP, dan SMA/SMK se-Kabupaten Kepulauan Yapen—wujud peringatan kemerdekaan Indonesia ke-80.
Acara dimulai meriah saat Bupati Kepulauan Yapen, Benyamin Arisoy, menekan gong tanda dibukanya lomba, ditemani oleh wakilnya, jajaran Forkopimda, Sekda, pimpinan OPD, guru-guru pendamping, serta pelajar dari berbagai sekolah yang siap bersaing dengan penuh percaya diri.
Dalam sambutannya, Bupati Benyamin menyampaikan bahwa perayaan kemerdekaan bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan panggung untuk memupuk kecintaan terhadap negeri dan melestarikan budaya lokal. Baginya, Yosim Pancar adalah medium efektif untuk merajut kebersamaan dan semangat gotong-royong lewat tari khas Papua yang autentik dan penuh warna.
“Yosim Pancar lebih dari sekadar lomba. Gerakannya mengajarkan kita kekompakan, kebersamaan, dan joy from within. Fokusnya bukan hanya meraih medali, tapi menumbuhkan persahabatan dan rasa bangga terhadap akar budaya kita,” ujar Benyamin.
Bupati pun menyemangati peserta agar berlomba dengan fair play—menang sudah bagus, kalah pun tetap kepala tegak. Ia mengimbau para juri menilai dengan adil dan profesional.
Diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kepulauan Yapen, ajang ini bukan sekadar hiburan, tapi juga sarana menanamkan nilai-nilai karakter positif kepada generasi muda.
“Berlomba dengan senyuman, raih rasa syukur, dan semoga Hari Merdeka kita makin bermakna. Tuhan memberkati,” tutup Bupati dengan hangat.

